
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta merupakan salah satu lembaga dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Berdiri sebagai lembaga yang independen, LPM merupakan media advokasi yang dikelola oleh mahasiswa IIQ.
LPM IIQ Jakarta memiliki fungsi sebagai media penyalur informasi dan aspirasi, dari pihak kampus kepada mahasiswa maupun sebaliknya. Dalam hal ini, LPM IIQ Jakarta membuat produk pemberitaan, terkait kegiatan, kebijakan, maupun mengampu bakat-bakat mahasiswa dalam bidang kepenulisan, dengan memberi ruang pembelajaran, seperti memperbolehkan mahasiswa untuk menuangkan idenya dalam portal LPM melalui tulisan opini yang dibuatnya.
SEJARAH
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta pada tahun 2012, merupakan salah satu departemen baru yang berdiri di bawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dengan nama DPM (Departemen Pers Mahasiswa) dan dipimpin oleh Umi Tanzila yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri. Departemen ini memiliki ruang lingkup kerja pers, dengan menerbitkan berita dalam bentuk skala kecil.
Kemudian setelah satu tahun berdiri, pada praktiknya kurang optimal, maka berdasarkan keputusan dan dukungan dari berbagai pihak, departemen ini memutuskan untuk memisahkan diri dari BEM, menjadi salah satu lembaga dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang praktik dan kebijakannya memiliki kewenangan tersendiri.
Berdasarkan hal di atas, Departemen Pers Mahasiswa (DPM) IIQ Jakarta berganti nama menjadi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IIQ Jakarta pada tahun 2013, setelah berlangsungnya regenerasi kepengurusan. Lembaga ini mulai didirikan dan dijalankan oleh Husna Farida beserta rekan-rekannya, yang dahulunya merupakan anggota Departemen Pers Mahasiswa. Bersamaan dengan hal itu, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IIQ Jakarta mulai beroperasi dengan memproduksi koran mini, dalam kapasitas yang lebih banyak, dan menggunakan kertas berwarna. Di samping itu, lembaga ini juga memiliki pemasukan tambahan, dari iklan yang dicantum pada lembar belakang koran, serta dari berbagai donatur dan pihak kampus yang turut membantu untuk memfasilitasi mahasiswanya dalam bergelut di bidang jurnalistik.
VISI DAN MISI LPM IIQ JAKARTA
Visi:
“Terwujudnya Pers Mahasiswa sebagai lembaga pembaharu yang independen, kritis, informatif, dan berintegritas, dalam menegakkan nilai kebenaran serta keadilan, yang berlandaskan iman dan takwa.”
Misi:
- Menjadi pelopor media jurnalistik yang menjembatani aspirasi serta ekspresi, antara mahasiswa dan sivitas akademik IIQ Jakarta
- Melakukan pemberitaan pasca praduga, tidak memihak, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik
- Membentuk insan pers yang kritis, demokratis, dan humanis
PRODUK LPM IIQ JAKARTA
Sejak awal berdirinya, LPM IIQ Jakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan jurnalistik dalam lingkungan kampus. Namun, untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, LPM IIQ Jakarta memutuskan untuk meninggalkan produksi cetak dalam pembuatan beritanya, diganti dengan artikel maupun liputan berbentuk video yang dicantum pada akun media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter. Dalam periode kepengurusan sekarang, LPM IIQ Jakarta menambahkan media penerbitan berita, yakni melalui kanal website (www.persmahasiswaiiq.com), dan mulai memproduksi Kabar IIQ (sejenis koran) dalam bentuk digital.
Kanal website www.persmahasiswaiiq.com dibuat sebagai media literasi untuk mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, dalam menumbuhkan minat membaca serta menulis. Kanal ini berisi berita yang mengulas informasi seputar kegiatan kampus, opini-opini ringan, serta informasi kajian yang kerap dilaksanakan di Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta.
Kemudian, LPM IIQ Jakarta juga kerap membuat video liputan, baik langsung (live report), maupun tidak langsung. Program ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat mahasiswa dalam bidang jurnalistik khususnya pada peliputan berita, agar terbiasa menjadi reporter dan fotografer.
KEANGGOTAAN LPM IIQ JAKARTA
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IIQ Jakarta memiliki tiga jenis keanggotaan, diantaranya:
- Anggota Perspekta adalah mahasiswa IIQ yang tidak mendapat SK, berkedudukan sebagai kader yang dibesarkan REDDAR’ sebagai penerus Pengurus LPM IIQ Jakarta.
- Anggota REDDAR’ adalah mahasiswa IIQ yang telah mendapat SK sebagai pengurus dan menyatakan kesediaannya sebagai anggota.
- Anggota Istimewa adalah alumni dari UKM-LPM IIQ Jakarta.
KEGIATAN LPM IIQ JAKARTA
Pelatihan Jurnalistik
Pelatihan kepenulisan ini merupakan program kerja yang diselenggarakan oleh LPM IIQ Jakarta untuk menumbuhkembangkan bakat kepenulisan anggotanya, baik REDDAR maupun Perspekta. Dalam kegiatan ini peserta diberikan tugas untuk menulis berita, dan diberikan materi-materi yang dapat menunjang pengetahuan jurnalistiknya. Dalam kesempatan lain, LPM IIQ Jakarta juga mengadakan pelatihan jurnalistik bagi mahasiswi IIQ Jakarta, yang diisi oleh anggota REDDAR.
Pelatihan Fotografi Jurnalistik
Pelatihan fotografi jurnalistik merupakan program yang direncanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan fotografi para anggota LPM IIQ Jakarta. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dalam praktik pengambilan gambar jurnalistk foto.
Mengadakan Seminar atau Talk Show Kepenulisan
Seminar kepenulisan merupakan kegiatan LPM IIQ Jakarta untuk meningkatkan pengetahuan literasi mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an Jakata. Seperti, pada Mei 2019 lalu sebelum adanya pandemi, LPM IIQ Jakarta bekerja sama dengan salah satu organisasi eksternal IIQ mengadakan Talk Show Ngabubuwrite dengan tema, “Mengabdi dan Mengabadi Melalui Literasi.” Dalam kegiatan ini LPM IIQ Jakarta mengundang narasumber ternama yakni, J.S. Khairen yang merupakan penulis buku Best Seller “Bukan Sarjana Kertas,” dan Rezky Firmansyah merupakan seorang penulis 25 buku.
Penerbitan
LPM IIQ Jakarta memiliki beberapa jenis penerbitan yang setiap jenisnya memiliki ciri khas tersendiri dalam pencantuman beritanya, diantaranya, Kabar IIQ, Web Persmahasiswaiiq, serta video liputan.