Raih Penghargaan di Kancah Nasional, Ini Rahasia Himmatul Ulya.

Himmatul Ulya sejak kecil sudah didekatkan dengan Al-Qur’an. Sosok ayah menjadi guru pertamanya, sosok yang dengan penuh kesabaran memperkenalkan huruf demi huruf, bahkan ketika usianya baru tiga tahun. Namun, belum lama kebersamaan itu, sang ayah berpulang ke Rahmatullah. Sejak saat itu, ibunya memegang erat amanah tersebut. Dengan keteguhan dan kasih yang tak pernah surut, ia mendampingi […]

Read More

Dari Jong Java ke Generasi Scroll: Ketika Sumpah Pemuda Tak Lagi Tentang Persatuan, Tapi Tentang Pikiran yang Terjajah

Setiap 28 Oktober, bangsa ini kembali menggaungkan Sumpah Pemuda. Spanduk dan slogan berisi semangat persatuan menghiasi ruang publik, seolah mengingatkan bahwa pemuda adalah motor kebangkitan bangsa. Namun, di balik seremoni dan gema pidato, ada ironi yang luput dibicarakan, yaitu Sumpah Pemuda telah menjadi ritual tanpa pemaknaan ulang terhadap esensinya. Sumpah yang diikrarkan para pemuda 1928 bukan sekadar simbol persatuan, […]

Read More

Nadirsyah Hosen: “Taklukkan Barat!!!”

Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir menjadi salah satu figur yang menarik untuk disorot. Ia membuktikan bahwa akar pesantren dan keluhuran ilmu Islam bukanlah penghalang untuk berkiprah dan diakui di kancah global. Sosok santri yang justru “menaklukkan Barat” dengan intelektualitas, karya, serta keteguhan identitas keislamannya. Dari Pesantren ke […]

Read More

Jejak Santri dalam Kemerdekaan: Dari Resolusi Jihad hingga Warisan Pesantren

Di balik kenyamanan bernegara yang kita nikmati hari ini, kemerdekaan tidak datang begitu saja. Ia dibayar mahal dengan darah, air mata, dan doa yang tak pernah putus dari mereka yang rela mengorbankan segalanya. Namun kini, siapa yang masih ingat siapa saja yang ikut membayarnya? Di banyak desa, pesantren masih berdiri sederhana. Dindingnya mungkin tak semegah […]

Read More

Pemira IIQ Jakarta: Lebih dari Sekadar Ganti Pemimpin

(15/10/2025) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta kembali menghadirkan Pemilihan Umum Raya (Pemira). Tradisi tahunan ini turut menyemarakkan suasana kampus meskipun rutinitas akademik dan organisasi kemahasiswaan masih terus berjalan. Bagi para mahasiswa, Pemira bukan hanya sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan sebuah ruang belajar demokrasi, ruang kolaborasi dan bertukar gagasan, berkompetisi secara sehat, dan menghargai perbedaan pilihan. […]

Read More

Resensi Buku: Museum Teman Terbaik

Judul Buku          : Museum Teman Baik Penulis                 : Ruhaeni Intan, Kennial Laia, utiuts, Bageur Al Ikhsan, Rassi Narika, Sri Izzati, Awi Chin, Reda Gaudiamo. Teguh Affandi, Cyntha Hariadi Editor                  : Teddy W. Kusuma & Maesy Ang Penerbit               : Post Press Cetakan               : ke-7 Tahun Terbit        : 2025 Tebal Buku          : 250 hlm Di dunia dewasa, […]

Read More

Jakarta Tutup Gerbang untuk Israel:Konsistensi Indonesia Menolak Israel di Ajang Olahraga

(11/10/2025) Baru-baru ini, publik tanah air digemparkan oleh kabar keikutsertaan sejumlah atlet gimnastik asal Israel dalam ajang kejuaraan Senam Artistik Dunia yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 19-25 Oktober 2025. Kehadiran mereka memicu gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat, yang menilai keikutsertaan Israel sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam tindakan […]

Read More

Dulu Wajib, Kini Dipertanyakan: Nasib Film G30S/PKI di Mata Generasi Muda

Setiap akhir September, generasi 80-an dan 90-an banyak yang masih ingat ritual menonton film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Film besutan Arifin C. Noer ini pertama kali dirilis pada 1984 dengan durasi sekitar 271 menit (lebih dari 4 jam). Pada masa Orde Baru, film tersebut bukan hanya tayangan televisi, tetapi juga diwajibkan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari […]

Read More

Pierre Tendean: Pahlawan Muda yang Gugur Demi Negara

Di usia 26 tahun, ketika banyak anak muda sedang sibuk mengejar mimpi dan cinta, Pierre Tendean justru menghadapi ajalnya dengan kepala tegak. Ia bukan jenderal, bukan tokoh besar, bukan juga target utama. Tapi karena kesetiaannya sebagai ajudan Jenderal A.H. Nasution, ia rela menjadi tameng di malam paling kelam dalam sejarah Indonesia, 30 September 1965. Pierre […]

Read More

Wisuda Tahfiz & Pelepasan Wisudawati Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Tahun 2025

Tangerang Selatan, Jumat (12/09/2025) – Suasana haru memenuhi Asrama IIQ Jakarta dalam Wisuda Tahfiz dan pelepasan wisudawati. Selama dua hari, sejak 11 September, rangkaian acara berlangsung khidmat sebagai bagian dari tradisi tahunan IIQ Jakarta. Acara diawali dengan khataman oleh para wisudawati, yang secara resmi dibuka oleh Rektor IIQ Jakarta, Assoc. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., […]

Read More