Institut Ilmu Al-Qur’an mengadakan acara Pembukaan dan Pelepasan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dalam rangka membuka dan melepas para mahasiswi semester VI untuk melaksanakan kegiatan ilmiah berupa pendekatan terhadap objek di luar kelas, dengan mengusung tema “Peran Perempuan dalam Pemberantasan Buta Aksara Al-Quran dan Pemberdayaan Masyarakat”. Acara ini diselenggarakan secara online via Zoom Meetings pada hari Jum’at, (17/06/2022).
Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyanyikan Mars IIQ Jakarta kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh saudari Putri Diana, salah satu mahasiswi IIQ Jakarta.
Ketua LPKM (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat), Dra. Hj. Chalimatus Sadijah, MA., dalam sambutannya, menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan KKL tahun akademik 2021/2022.
“Kegiatan KKL dilakukan perindividual atau kelompok secara offline artinya peserta terjun langsung kepada masyarakat sesuai dengan daerah masing-masing. Program KKL ini dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 17 Juni-16 Juli 2022, dan diikuti oleh 430 peserta yang dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu dan didampingi oleh satu dosen pembimbing.” Tutur beliau.
Lanjutnya, para peserta KKL wajib untuk melaksanakan dua kegiatan, yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis Al-Quran dan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis keprodian. Para peserta juga telah diberikan beberapa pembekalan sebelum dilaksanakannya KKL.
Pembukaan dan pelepasan secara resmi disahkan oleh rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum. Dalam menyampaikan sambutannya, beliau menuturkan bahwa para peserta KKL telah mendapatkan beberapa pembekalan mulai dari berbagai pengetahuan hingga etika berkomunikasi oleh para narasumber yang ahli di bidangnya.
“Tujuan dilaksanakannya KKL adalah untuk mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh ketika para peserta, kuliah selama enam semester. Harapan saya selain mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh, mahasiswi juga dapat mengetahui apa yang sedang diperlukan oleh masyarakat sehingga hal tersebut bisa menjadi masukan untuk Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta.” Tutur beliau.
Acara ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan, Dr. Hj. Romlah Widayati, M. Ag. Kemudian para dosen memberi pesan kepada para peserta KKL agar selalu menjaga nama baik almamater dan agar dapat memberikan contoh tauladan kepada masyarakat.
Penulis: Farah Nurfadhillah dan Nurul Izza