Lembaga Pers Mahasiswa Kabar Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta mengadakan pelatihan Perspekta berbasis online, guna memberikan pengkaderan Perspekta sebelum terjun ke meja kerja. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada 24 November sampai 11 Desember 2021 secara bertahap sebanyak empat sesi.
Liana selaku Ketua Umum mengungkapkan, bahwa pelatihan tersebut dilakukan untuk mengembangkan, serta mencari generasi penerus LPM Kabar yang berminat di bidang jurnalistik.
“LPM Kabar yang memang sebagai wadah mahasiswa, perlu memberikan pembekalan seputar jurnalistik lebih dalam, sehingga tidak akan ada kesalahpahaman berulang terkait kinerja yang seharusnya dilakukan LPM Kabar,” ujar Liana.
Hal demikian diungkapkannya, setelah melihat persepsi mahasiswi IIQ sendiri yang beranggapan bahwa Lembaga Pers ini hanya sebagai media dokumentasi kampus. Walau demikian tidak salah, namun persepsi tersebut dapat menimbulkan kesalahan arti karena kurang tepatnya menjabarkan definisi tupoksi dari LPM. Pada akhirnya pengurus LPM Kabar sepakat untuk mengadakan pengkaderan bertahap selama satu bulan, dengan mengambil tema pelatihan yang sesuai dengan ranah LPM.
Pelatihan yang dilaksanakan sebanyak empat sesi ini, memiliki beragam materi diantaranya, pendalaman jurnalistik serta tata cara wawancara, pelatihan dasar editing, pengenalan teknis fotografi, serta pelatihan public speaking yang menjurus pada pembahasan teknis reporter.
Pelatihan tersebut banyak mendapat respon positif dari anggota Perspekta sendiri. Nadrah Aulia selaku peserta pelatihan, turut memberikan apresiasi terhadap pelatihan tersebut.
“Selama ikut kegiatan LPM ini, kesannya luar biasa, karena selama 4 kali pertemuan saya dapat belajar banyak hal. Mulai dari membuat berita, desain grafis, fotografi, bahkan sampai latihan public speaking, khususnya menjadi reporter,” kata Nadrah.
Nadrah mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat efektif bagi mahasiswi IIQ yang ingin mendalami jurnalistik. Rangkaian kegiatan yang ia ikuti, menjadi bekal tersendiri bagi Nadrah.
Sementara itu, Grace selaku panitia acara mengungkapkan bahwa para peserta memang sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya merasa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk LPM Kabar kedepannya. Terlebih para peserta sangat antusias. Bisa kita lihat bahwa peserta dengan konsisten menulis resume, mengerjakan tugas dan mengikuti pelatihan dengan baik,” ujar Grace.
Grace pun sangat mengapresiasi semangat peserta pelatihan kali ini, karena turut berkontribusi serta taat terhadap peraturan yang diberikan panitia. Selain itu, ia juga berkata bahwa perkembangan daya kritis Perspekta sudah mulai terlihat. Hal tersebut menjadi angin segar bagi LPM Kabar tersendiri untuk melahirkan generasi penerus yang kompeten.
“Dari pelatihan ini dapat kita lihat bahwa Perspekta sangat berkembang, dimulai dari hal kecil seperti, yang awalnya mereka segan untuk bertanya, namun akhirnya peserta sangat aktif memberi pertanyaan ataupun pendapat mereka, sehingga pelatihan dan diskusi berjalan dengan baik,” ungkap Grace.
Pelatihan Perspekta kali ini menjadi langkah awal LPM Kabar untuk menumbuhkan minat mahasiswi terhadap dunia jurnalistik. Harapan kedepannya semoga akan tetap ada program-program yang menunjang kapabilitas mahasiswi IIQ, khususnya di internal LPM Kabar sendiri. Mengingat pers mahasiswa bukan hanya sebagai penyebar informasi, namun juga wadah aspirasi. Maka darinya daya kritis anggota LPM Kabar sendiri pun perlu dikembangkan, karena LPM Kabar memiliki tugas untuk menumbuhkan literasi para mahasiswa.