Dialog Interaktif LPM: “Estafet Kepemimpinan dan Rancangan Kepengurusan 2024-2025”

KABAR IIQ

Mendekati akhir periode kepengurusan BKKBM IIQ Jakarta masa bakti 2023-2024, seluruh organisasi mempersiapkan kandidat untuk dicalonkan pada pemilu raya mendatang. Termasuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang juga sudah mengantongi nama para kandidat calon ketua LPM periode 2024-2025. Para kandidat tersebut yakni Nadiatul Fadilah IAT 5, Zulfa Kariematus Sa’iedah KPI 5, dan Nadrah Aulia Na’im KPI 5 yang terpilih melalui hasil voting anggota LPM.

Setelah melalui sesi interview oleh Badan Pengurus Harian (BPH) LPM bersama Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), LPM mengadakan Dialog Interaktif yang dihadiri oleh anggota LPM IIQ Jakarta dan berjalan secara eksklusif. Acara ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 5 Nopember 2023 di Pesantren Takhassus IIQ Jakarta.

Program dialog interaktif ini menjadi kali pertama dilakukan sejak berdirinya LPM IIQ Jakarta. Hamidah Nuroh selaku ketua LPM IIQ Jakarta periode 2023-2024 menginginkan pemilu kali ini bisa dilakukan secara demokratis. “Dialog ini sebagai wadah untuk para anggota LPM supaya bisa mengetahui kapasitas dari para kandidat” imbuhnya. Para kandidat yang sudah terpilih tidak hanya menyampaikan visi dan misi melalui media sosial, tetapi juga menjelaskannya secara gamblang di forum ini.

Dialog interaktif diawali dengan pertanyaan mengenai pengetahuan jurnalistik yang diajukan kepada para kandidat. Mengingat organisasi ini adalah pers mahasiswa yang juga harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Sesi selanjutnya adalah pemaparan jawaban tentang bagaimana program yang akan dijalankan para kandidat untuk LPM IIQ Jakarta bisa lebih baik kedepannya. Pada kesempatan ini, Ketua LPM bersama dengan Bendahara LPM, Herni Rahmawati sebagai peninjau 1 dan 2 memberikan kesempatan kepada kandidat maupun forum untuk memberikan kritik dan saran pada kinerja selama masa kepengurusannya. Dari kritik yang sudah diberikan tersebut menjadi PR untuk semua anggota untuk dapat memperbaiki di periode selanjutnya.

Forum tersebut diakhiri dengan ajakan tiap kandidat kepada audiens untuk tetap bertahan dan terus belajar meningkatkan skill di organisasi ini. Hamidah Nuroh juga berpesan kepada semua anggota untuk lebih berpikir kritis terhadap informasi yang didapat, memperbanyak ilmu yang terkait dengan jurnalistik, dan terus tingkatkan kualitas lembaga pers ini.

Penulis: Sintia Nur Hasanah Editor: Nadiatul Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *