Guru Investor Terbaiku

HARI BESAR

Pahlawan tanpa tanda jasa itulah sosok seorang Guru. Julukan ini mengisyaratkan bahwa betapa besar peran dan jasa yang dilakukan oleh guru selayaknya seorang pahlawan. Guru atau pendidik merupakan sosok yang seharusnya mempunyai banyak ilmu, mau mengamalkan dengan sungguh-sungguh ilmu yang dimilikinya dalam proses pembelajaran dalam makna yang luas, toleran, dan senantiasa berusaha menjadikan siswanya memiliki kehidupan yang lebih baik. Secara prinsip, mereka yang disebut sebagai guru bukanlah hanya mereka yang memiliki kualifikasi keguruan secara formal yang diperoleh lewat jenjang pendidikan di perguruan tinggi saja, tetapi yang terpenting adalah mereka yang mempunyai kompetensi keilmuan tertentu dan dapat menjadikan orang lain pandai dalam kemampuan intelektual, perilaku, dan keterampilan. Kemampuan intelektual menjadikan siswa cerdas dalam aspek intelektualnya, perilaku menjadikan siswa mempunyai sikap dan perilaku yang sopan, dan keterampilan menjadikan siswa terampil dalam melaksanakan aktifitas secara efektif dan efisien. Guru tidaklah cerdas untuk dirinya sendiri namun dapat menyebarkan virus kecerdasan untuk orang lain atau anak didiknya.

Profesi keguruan merupakan profesi yang paling mulia dan paling agung dibandingkan dengan profesi lainnya. Profesi guru sangat menentukan kelangsungan hidup suatu bangsa. Kejayaan atau kehancuran suatu bangsa boleh dikatakan sangatlah bergantung pada keberadaan guru-guru yang membidani lahirnya generasi muda. Alasannya, karena potensi manusia akan mempunyai makna dan dapat memanfaatkan sumber daya alam yang selanjutnya berguna bagi kehidupan manusia, hanya setelah digali melalui pendidikan, dan subyek yang paling berperan secara langsung dalam proses pendidikan adalah guru.

Menjadi guru adalah pilihan hidup yang mulia, di mana dengan menjadi guru seseorang dapat memberikan bekal bagi orang lain untuk mandiri dan sekaligus bisa menolong diri mereka sendiri di kemudian hari. Namun, dalam pilihan hidup yang mulia ini harus diimbangi dengan niat tulus yang di wujudkan dalam bentuk kinerja guru yang optimal. Seperti kutipan berikut Ath-thariqoh ahammu minal maddah, wal mudarris ahammu minath-thoriqoh, wa ruhul mudarris ahammu minal mudarris. Artinya Metode pembelajaran jauh lebih penting dari pada materi pembelajaran, Guru jauh lebih penting dari pada metode pembelajaran. Dan jiwa seorang guru lebih penting dari pada guru itu sendiri (DR. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A.).

Penulis: Mas Sripah Nuraziza

Editor: Zulfa Kariematus Sa’iedah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *