
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar wisuda program Sarjana ke-27, Magister ke-20, dan Doktor ke-6 tahun akademik 2025/2026 di Sutera Hall, Mall Alam Sutera pada Senin, 28 September 2026. Sebanyak 583 lulusan resmi dilantik dalam acara ini, dengan 524 peserta hadir langsung di lokasi dan 59 peserta mengikuti secara daring. Lulusan tersebut terdiri dari 416 wisudawan program S1, 155 wisudawan program S2, dan 12 wisudawan program S3. Sebagian di antaranya merupakan peserta jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta penerima beasiswa dari BAZNAS RI, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Acara wisuda ini turut dihadiri oleh Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPETAIS) Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Asep Saifuddin Jahar, M.A., Ph.D., Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, Dr. Rizaluddin Kurniawan, M.Si., perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., dan Suryo Buono, S.E., M.Si., Ketua Dewan Pembina Yayasan IIQ Jakarta, Dr. H. Lukman Hakim Saifuddin, beserta jajaran, Ketua Umum Yayasan IIQ Jakarta, Ir. H. Rully Chairul Azwar, M.Si., IPU., beserta jajaran, serta Ketua Pengawas Yayasan IIQ Jakarta beserta jajaran.
Turut hadir pula Rektor IIQ Jakarta periode 2005-2014, Dr. Ahsin Sakho Muhammad, M.A., keluarga besar almarhum Prof. KH. Ibrahim Hosen, LML, keluarga besar almarhum H. Afan, keluarga besar almarhum H. Muhammad Yusuf Abdillah, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.
Pada wisuda tahun ini, IIQ Jakarta mengusung tema “Ekoteologi Qurani: Meneguhkan Peran Perempuan dalam Merawat Kehidupan”. Rektor IIQ Jakarta, Associate Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum., dalam laporannya menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari ajaran agama. Beliau menekankan bahwa peran manusia tidak hanya menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia, tetapi juga menjaga kelestarian alam, yang mana, perempuan punya peran besar dalam keluarga, pendidikan, hingga gerakan sosial untuk menjaga lingkungan.
Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan tiga pesan utama “Saya ingin menyampaikan tiga pesan. Pertama, rawatlah ilmu. Ijazah yang saudara terima hari ini bukanlah akhir proses belajar. Kedua, rawatlah nilai. Jangan kehilangan identitas sebagai insan qurani. Ketiga, rawatlah kehidupan. Gunakan ilmu untuk menjaga martabat manusia, keluarga, Masyarakat, lingkungan dan masa depan generasi berikutnya,” ujar beliau kepada para wisudawan. Pesan mengenai lingkungan ini juga sudah diterapkan dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) nasional dan internasional yang diikuti oleh 415 mahasiswa dengan fokus pada konservasi lingkungan.
Ketua Umum Yayasan IIQ Jakarta, Ir. H. Rully Chairul Azwar, M.Si., IPU., menyampaikan apresiasi atas konsistensi IIQ Jakarta sebagai perguruan tinggi Islam yang berfokus pada kajian Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi mahasiswi dalam MTQ Nasional ke-31 di Semarang, termasuk sejumlah juara pada cabang tilawah, tahfiz, tafsir, qiraat, dan fahmil Qur’an. Tidak hanya unggul sebagai peserta, para dosen dan alumni IIQ Jakarta juga banyak dipercaya mengambil peran penting sebagai dewan hakim dan pengurus LPTQ, yang semakin mengkokohkan posisi IIQ Jakarta sebagai benteng tradisi keilmuan Al-Qur’an di Indonesia.
Ketua Yayasan juga menyampaikan rencana pembangunan Quranic Center sebagai pusat kajian ilmu-ilmu Al-Qur’an yang akan melengkapi kegiatan akademik IIQ Jakarta. “Fasilitas Quranic Center insyaallah akan dibangun dengan sarana dan pra-sarana yang lengkap. Tujuannya untuk menjadi pusat edukasi, penelitian, pengkajian, dan pelatihan. Harapannya, Quran Center ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa IIQ Jakarta saja, tapi juga kepada masyararakat luas”.
Wisuda IIQ Jakarta diawali dengan prosesi memasuki ruang acara oleh Pembina Yayasan, Ketua Senat IIQ Jakarta, para dekan fakultas, Direktur Pascasarjana, serta anggota senat. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IIQ Jakarta.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an juga menjadi bagian pembuka rangkaian acara. QS. Al-Mujadalah ayat 11 dengan riwayat Nafi’ dan QS. Al-Hasyr ayat 21 dengan riwayat Hafs dibacakan oleh wisudawan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Nafisatul Millah, S.Ag., dan Andini Mahardika, S.Ag. Acara juga diisi dengan pembawaan Al-Qur’an isyarat metode tilawah oleh Siti Maulidia, S.Ag., serta Al-Qur’an isyarat metode kitabah oleh Nurriyatussinta, S.Ag. Selanjutnya, doa dibacakan oleh Dr. Muhammad Ulinnuha, LC., M.A.
Prosesi dilanjutkan dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat IIQ Jakarta, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc. Setelah itu, penyampaian laporan Rektor IIQ Jakarta oleh Associate Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum. Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan IIQ Jakarta, Ir. H. Rully Chairul Azwar, M.Si., IPU., dan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Asep Saifuddin Jahar, M.A., Ph.D.
Rangkaian berikutnya meliputi pembacaan Surat Keputusan Rektor oleh Associate Prof. Dr. Hj. Romlah Widayati, M.Ag., yang dilanjutkan dengan pelantikan wisudawan dan wisudawati oleh Rektor IIQ Jakarta. Pada kesempatan tersebut, turut diberikan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik dan teladan tingkat sarjana dan pascasarjana. Kedua kategori ini diraih oleh Zahrotunnisa, S.Pd., dengan IPK 4,00 dan Siti Juwairiyah, M.Ag., dengan IPK 3,85.
Selanjutnya, penghargaan dan apresiasi juga diberikan kepada wisudawan terbaik dari setiap prodi, mulai dari sarjana, pascasarjana dan doktoral, dengan jumlah keseluruhan yakni 10 wisudawan terbaik.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tiga wisudawati, yaitu Musdaifah, S.E., Iis Saleha, S.Ag., dan Nihayah, S.Pd., yang membawakan lagu “Terima Kasih Sudah Bertahan” karya Dea Indrawati, lagu tersebut dipilih untuk menggambarkan rasa syukur dan refleksi atas perjalanan para wisudawan selama menempuh pendidikan. Setelah itu, Safa Naurah, S.E., memimpin pembacaan Panca Prasetia Sarjana, dilanjutkan dengan sambutan wisudawan yang disampaikan oleh Indah Sari Hasibuan, S.Ag.
Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan Hymne IIQ Jakarta dan Hymne Guru. Ketua Senat IIQ Jakarta, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., selanjutnya menutup Sidang Senat Terbuka. Seluruh rangkaian wisuda diakhiri dengan prosesi pimpinan dan anggota senat meninggalkan ruang acara.
Melalui wisuda ini, IIQ Jakarta kembali melepas ratusan lulusan yang diharapkan dapat membawa ilmu dan nilai-nilai Al-Qur’an untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Penulis: Nurul Fadhilah
Profreader: Fathma Mufidah Apriliani