Dari Jong Java ke Generasi Scroll: Ketika Sumpah Pemuda Tak Lagi Tentang Persatuan, Tapi Tentang Pikiran yang Terjajah
Setiap 28 Oktober, bangsa ini kembali menggaungkan Sumpah Pemuda. Spanduk dan slogan berisi semangat persatuan menghiasi ruang publik, seolah mengingatkan bahwa pemuda adalah motor kebangkitan bangsa. Namun, di balik seremoni dan gema pidato, ada ironi yang luput dibicarakan, yaitu Sumpah Pemuda telah menjadi ritual tanpa pemaknaan ulang terhadap esensinya. Sumpah yang diikrarkan para pemuda 1928 bukan sekadar simbol persatuan, […]
Read More