
(1/7/2025) Akhirnya, liburan datang juga! Setelah berminggu-minggu sibuk dengan tugas yang menumpuk serta ujian yang tidak ada habisnya, kini mahasiswa bisa menarik napas lega. Momen yang paling dinanti pun tiba. Saatnya memberi jeda untuk diri sendiri, rehat sejenak dari padatnya rutinitas akademik yang menguras pikiran.
Ada banyak cara healing yang bisa dilakukan mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Salah satunya dengan menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah, sesimpel menikmati momen yang selama ini sering terlewat karena padatnya jadwal kuliah.
Liburan kali ini jadi kesempatan buat silaturahmi ke kampung halaman, jalan-jalan sekedar makan sambil melihat keindahan alam, atau bahkan hanya kumpul bersama di rumah, sekedar bersenda gurau bersama keluarga. Tidak perlu hal yang mewah, kadang quality time yang sederhana justru jadi healing yang paling ampuh.
Ada juga yang langsung healing bersama teman-teman, yang biasanya hanya wacana abadi di grup chat. Rencana healing—entah itu road trip seru, staycation di vila kece, atau sekadar nongkrong santai sambil ngobrol panjang, melepas rindu yang sudah lama terbelenggu.
Momen langka ini bukan hanya tentang jalan-jalan, tapi juga tentang berbagi cerita sambil tertawa, ngobrol seru tanpa tekanan, dan kembali merasakan hangatnya kebersamaan yang sempat hilang karena kesibukan masing-masing.
Menariknya, tidak sedikit juga mahasiswa yang memilih mengisi liburannya dengan cara yang berbeda. Liburan bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna. Misalnya dengan mengikuti program volunteer atau kegiatan sosial. Selain refreshing, kegiatan sosial juga memberikan kesan liburan yang lebih berharga. Karena selain memulihkan diri dari jenuhnya perkuliahan, mahasiswa juga memberi dampak positif bagi orang-orang sekitar.
Salah satunya Nashwa Nadrah, mahasiswi semester II IIQ Jakarta yang mengikuti kegiatan volunteer Gerakan Kampung Al-Qur’an (GKQ).
“Aku mengisi liburan kali ini dengan mengikuti salah satu kegiatan volunteer, tujuannya untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih produktif, supaya waktu liburnya tidak terbuang sia-sia, juga bisa menambah pengalaman, pembelajaran, serta relasi.” Kata Nashwa.
Meski liburan kali ini penuh dengan keseruan dan waktu luang, tentunya mahasiwa IIQ Jakarta tidak serta merta lupa tanggung jawab utamanya yaitu menjaga hafalan Al-Qur’an. Sebagai seorang penghafal, liburan bukan berarti berhenti muroja’ah. Justru di waktu yang lebih longgar ini, banyak yang tetap konsisten menjaga hafalan yang sudah ada, bahkan ada juga yang mulai mempersiapkan hafalan untuk semester yang akan datang.
“Aku utamakan persiapan hafalan semester depan. Karena semester depan pasti lebih hectic, apalagi liburan kali ini panjang banget.” Ungkap Anisa Aulia Putri—mahasiswa semester II IIQ Jakarta.
Jadi, bagaimanapun cara healing yang dipilih, entah itu bersama keluarga, teman, atau ikut kegiatan sosial yang penting liburannya bisa dimaknai dengan baik. Karena sejatinya, healing bukan hanya tentang bersenang-senang, tapi juga tentang memberi ruang untuk tumbuh, menyegarkan diri, dan kembali dengan versi terbaik dari diri kita.
Semoga liburan kali ini bukan hanya jadi waktu istirahat, tetapi menjadi titik awal semangat baru, hati yang lebih tenang, dan pikiran yang lebih jernih menyambut tantangan di semester selanjutnya.
Jadi, gimana nih healing versi kamu?
Penulis: Aisya Humaira
Proofreader: Anisa Aulia Putri