Kopma Institut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta Gelar Webinar Pendidikan Koperasi, Bisnis Adalah Seni

KABAR IIQ

Koperasi Mahasiswa (Kopma)  Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar webinar bertajuk “Pendidikan Koperasi” dengan tema “Melawan Rasa Takut untuk Memulai Bisnis”. Webinar ini diselenggarakan pada hari Minggu (27/03/22).

Webinar diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta oleh seluruh partisipan yang hadir, kemudian sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, Tasya Nafisyah, ketua  Koperasi Mahasiswa (Kopma), Siti Miftahul Zannah, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Romlah Widayati, M.Ag., dan diakhiri dengan pembacaan doa  oleh Ananda Siti Luthfi Sopariah.

Dr. Romlah Widayati, M.Ag. selaku Wakil Rektor III, berpesan dalam sambutannya bahwa koperasi adalah salah satu contoh yang diberikan oleh Allah SWT. dalam ber-ta’awun atau saling tolong-menolong. Rasulullah Saw. telah mengajarkan kepada kita tentang tijarah atau perdagangan untuk mengembangkan potensi.

Dari Sa’id bin Umair dari pamannya, dia berkata:

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ : عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, “Pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab, “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua pekerjaan yang baik.” (HR. Baihaqi dan Al-Hakim; shahih lighairihi).

Bapak Syauqi Haris, M.Kom. sebagai narasumber, menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang mengalami disruption, khususnya pada bidang bisnis, yaitu perubahan-perubahan besar yang terjadi pada era digital. Tidak perlu takut untuk memulai bisnis karena saat ini bisnis bisa dimulai dengan bebas biaya, seperti menggunakan sosial media atau marketplace.

Sebelum memulai bisnis, kita harus memahami terlebih dahulu apa saja kebutuhan manusia. Pengguna media sosial di Indonesia saat ini tercatat sekitar 170 juta orang. Diprediksi bahwa lima tahun ke depan, sekitar 91% pedagang akan memasarkan produknya melalui media online. Lantas, apakah nantinya kita hanya akan menjadi pengguna media sosial ataukah kita memanfaatkan media sosial yang ada. Adaptasi adalah kunci perkembangan bisnis yang baik. Sebelum memulai bisnis, kita harus memahami terlebih dahulu apa saja kebutuhan manusia.

Bapak Syauqi Haris, M.Kom. juga memberikan beberapa tips dalam menjalankan bisnis, yaitu membangun kesadaran merek atau ciri khas merek, membangun ketertarikan pasar, proses pemasaran dan pembelian, serta membuat pembeli menjadi langganan hingga membuat pelanggan menarik pelanggan lainnya.

Di akhir webinar, Bapak Syauqi Haris, M.Kom., menyampaikan pesan bahwa tidak ada rumus yang pasti dalam berbisnis, berbisnis adalah seni. Mendapat kendala saat berbisnis itu wajar, karena semua orang pasti mengalaminya.

Tidak hanya Bapak Syauqi Haris, M. Kom., narasumber lainpun berharap para peserta akan mempraktikkan ilmu yang sudah dipelajari dalam dan luar kegiatan webinar ini.

Penulis: Alfania Nafila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *