Pelatihan Perspekta 2026-2027 Kupas Tuntas Teknik Fotografi hingga Editing Video

Kabar IIQ

Ciputat, Minggu (16/11/2025).Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Reddar IIQ Jakarta menggelar sesi lanjutan dari pelatihan Perspekta di kampus utama IIQ Jakarta. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB, dengan Anisa Aulia bertugas sebagai master of ceremony (MC). Pelatihan berjalan hingga pukul 10.15 WIB dan menghadirkan empat pemateri dari Divisi Media LPM Reddar periode 2024–2025.

Sesi pertama dibuka oleh Aqma, yang membahas dasar-dasar penting dalam fotografi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep komposisi visual, mulai dari rule of third, framing, hingga pentingnya “rasa” dalam memotret agar foto memiliki karakter yang kuat. Ia juga memperinci elemen teknis segitiga eksposur, aperture, shutter speed, dan ISO, yang menjadi faktor utama dalam menentukan pencahayaan dan kualitas gambar. Materi ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami teknik dasar sebelum beranjak ke ranah videografi.

Memasuki sesi kedua, giliran Anisa Mutmainna memberikan pelatihan mengenai videografi. Ia menyampaikan bahwa proses produksi video tidak hanya terletak pada pengambilan gambar, tetapi mencakup tiga tahap penting: pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap pra-produksi, peserta diajak memahami pentingnya perencanaan, penyusunan ide, dan penentuan alur video. Saat produksi, Anisa menekankan ketenangan saat memegang kamera, kestabilan frame, serta memperhatikan cahaya. Sementara pada tahap pascaproduksi, ia menegaskan bahwa proses kurasi adegan hingga penentuan alur visual yang jelas adalah kunci tersampaikannya pesan dalam sebuah video.

Sesi ketiga dibawakan oleh Adila Raudah, yang fokus pada teori shot, angle, dan camera movement. Ia memperkenalkan berbagai jenis shot, mulai dari wide shot, medium shot, hingga close-up, serta ragam angle seperti high angle, low angle, dan eye level. Adila juga menjelaskan bagaimana pemilihan shot dapat memengaruhi emosi penonton, serta bagaimana camera movement yang tepat dapat memperkuat storytelling. Tak lupa, Adila menggarisbawahi pentingnya objektivitas dalam pengambilan footage, terutama untuk produksi liputan jurnalistik yang harus mengutamakan akurasi dan keseimbangan informasi.

Materi keempat disampaikan oleh Nur Aulia Reski, yang membahas proses editing video dan keseluruhan tahapan pascaproduksi. Mulai dari penjelasan teknis pemindahan file ke perangkat, penyusunan struktur video, hingga proses editing. Dalam sesi ini, Nur Aulia memaparkan struktur video liputan, mulai dari opening, penggunaan template liputan, penambahan footage pendukung, penyisipan wawancara, penambahan voiceover, hingga penyusunan closing oleh reporter. Ia juga memberikan tips editing yang efektif dan rapi sebelum masuk ke tahap akhir, yakni export.

Pelatihan ditutup dengan penugasan mini project bagi seluruh peserta. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan diberi waktu 30 menit untuk melakukan pengambilan video di area kampus maupun luar kampus. Hasil video kemudian diunggah ke Instagram Reels dan dibagikan melalui Instagram Story.

Melalui rangkaian pelatihan ini, peserta Perspekta diharapkan dapat memahami alur produksi konten jurnalistik secara lengkap. Mulai dari fotografi, videografi, pengambilan angle, hingga editing, sehingga siap terjun dalam kegiatan peliputan LPM ke depannya.

Penulis: Adilah Hidayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *