
Resensi Buku:
Perempuan, Antara Takdir dan Amanah
Identitas Buku
- Judul : Perempuan, Antara Takdir dan Amanah
- Penulis : Mutiara Dien Safitri
- Penerbit : PT Elex Media Komputindo-Kompas Gramedia, Jakarta
- Tahun Terbit : 2020
- Jumlah Halaman :165 halaman
Pendahuluan
Buku Perempuan, Antara Takdir dan Amanah merupakan sebuah refleksi personal penulis tentang perjalanan seorang perempuan dalam menjalani berbagai peran kehidupannya. Buku ini dipilih karena temanya relevan bagi pembaca perempuan, khususnya mahasiswa yang sedang mencari pemahaman lebih dalam tentang makna peran, amanah, dan identitas sebagai perempuan muslimah. Selain itu, gaya penulisan penulis yang ringan namun sarat makna dan data membuat buku ini menarik untuk diulas.
Sinopsis
Buku ini dibuka dengan pengalaman penulis yang menceritakan bagaimana ia memaknai kelahirannya sebagai seorang anak perempuan. Dari bab ke bab, penulis menguraikan perjalanan seorang perempuan sejak dalam kandungan, masa kanak-kanak, tumbuh dewasa, hingga memasuki berbagai fase kehidupan seperti menjadi anak, saudara, istri, dan ibu.
Penulis menguraikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap anak perempuan pada zaman Jahiliyah, lalu dipadukan dengan ayat Al-Qur’an yang mengkritik praktik penguburan bayi perempuan. Ia juga menjelaskan bagaimana perubahan kondisi perempuan di era modern melalui aspek hukum seperti Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak.
buku ini tidak hanya berbasis pengalaman pribadi, tetapi ditopang oleh data medis, pendekatan psikologi, dan informasi hukum terkait perempuan. Setiap bab ditutup dengan pesan moral dan refleksi yang mendorong pembaca untuk memahami bahwa peran perempuan bukan sesuatu yang kebetulan, melainkan amanah yang bernilai ibadah.
Kelebihan Buku Ini
- Kaya referensi biologis dan data ilmiah. Penulis mengutip proses pembentukan janin, perkembangan emosi anak, dan fase biologis perempuan secara sederhana namun akurat. Hal ini membuat pembahasan lebih kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Memuat perspektif hukum dan sosial. Buku ini mengaitkan topik perempuan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia, serta isu-isu sosial seperti pendidikan, pernikahan, dan perlindungan anak.
- Mengutip pendapat ustadz dan tokoh agama. Penjelasan keagamaan dalam buku tidak hanya berasal dari sudut pandang penulis, tetapi juga dari nasihat ustadz dan interpretasi ayat Al-Qur’an, sehingga memberikan keseimbangan antara pengalaman pribadi dan rujukan otoritatif.
- Bahasa mudah diikuti, tetapi tetap informatif. Meski memuat banyak data, penulis menyajikannya dalam bahasa sederhana yang mudah dicerna oleh pembaca umum.
- Struktur bab yang runtut dan tematis. Pembaca dapat merasakan kesinambungan dari fase hidup perempuan secara runtut, mulai dari kelahiran hingga memasuki peran dewasa.
Kekurangan
- Dominasi pengalaman pribadi masih terasa. Meskipun ada data ilmiah dan hukum, beberapa bagian tetap sangat subjektif sehingga pembaca yang mencari analisis objektif mungkin kurang puas.
- Pendalamannya tidak sama pada setiap bab. Ada bab yang sangat kaya referensi, tetapi ada pula bab yang lebih naratif dan reflektif.
- Tidak semua kutipan memiliki sumber tertulis. Beberapa perkataan ustadz hanya disebutkan tanpa keterangan lengkap, sehingga kurang kuat jika dinilai dari standar penulisan akademik.
Penutup
Secara keseluruhan, Perempuan, Antara Takdir dan Amanah adalah buku yang menggabungkan kisah personal, kajian ilmiah, dan refleksi keagamaan dengan seimbang. Bacaan ini cocok bagi perempuan muda yang ingin memahami jati diri, peran, serta proses biologis dan sosial yang menyertai perjalanan hidup mereka.
Bagi kalian dari kalangan mahasiswa, aktivis, atau pembaca umum sekalipun, buku ini sangat cocok dijadikan teman bacaan untuk refleksi harian. Tulisan yang ringan dari buku ini, mampu memberikan pandangan utuh tentang perempuan sebagai hamba Allah, anggota keluarga, dan bagian dari masyarakat.
Penulis: Sufa Alwafiah Jamyza
Proofreader: Anisa Aulia Putri