Tahun ajaran baru 2025/2026 telah dimulai. Saatnya menyiapkan diri secara fisik dan mental untuk kembali belajar, tak terkecuali bagi para mahasantri baru Pesantren Takhasus Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Pendaftaran mahasantri telah dibuka sejak beberapa bulan lalu, dan pada tanggal 1–3 Agustus 2025 telah terlaksana kegiatan Penerimaan Mahasantri Baru Pesantren Takhasusus IIQ Jakarta.
Kedatangan mahasantri baru IIQ Jakarta dimulai sejak Jumat, 1 Agustus 2025, dan dibagi dalam beberapa hari. Hari pertama pada 1 Agustus untuk Fakultas Hukum Ekonomi Syariah, hari kedua pada 2 Agustus untuk Fakultas Tarbiyah, dan hari ketiga pada 3 Agustus untuk Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Adapun alur kedatangan mahasantri baru tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Administrasi: Calon mahasantri menyelesaikan administrasi daftar ulang pesantren.
2. Konfirmasi: Calon mahasantri menuju kantor pesantren dan menyerahkan surat pernyataan.
3. Akomodasi: Calon mahasantri menuju kamar yang telah ditentukan.
4. Aktivasi: Calon mahasantri resmi menjadi mahasantri dan menetap di Pesantren IIQ Jakarta.
Setelah seluruh mahasantri baru diterima di pesantren, mereka mengikuti kegiatan Masa Orientasi Mahasantri (Motasi) yang dilaksanakan pada 4–6 Agustus 2025.
Motasi merupakan masa pengenalan bagi mahasantri baru terhadap kehidupan kepesantrenan. Seperti diketahui, IIQ Jakarta mewajibkan seluruh mahasiswa untuk tinggal di pesantren minimal selama satu tahun, maka pada tahun pertama mereka harus menyandang dua peran sekaligus, yaitu sebagai mahasiswa baru dan mahasantri baru.
Pesantren menjadi bagian penting dari pembentukan nilai dan jati diri mahasantri dalam proses menempuh pendidikan. Di pesantren pula, berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif dilaksanakan, mengajarkan bahwa hidup harus senantiasa diisi dengan nilai-nilai kebaikan.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk mengisi masa orientasi, di antaranya: pra-orientasi, ta’aruf (saling mengenal antar mahasantri dan pengurus), pengenalan tata tertib, kehidupan pesantren, dan materi pembekalan lainnya.
Hingga saat ini belum terdapat kepastian mengenai jumlah total mahasantri baru tahun 2025, namun seluruh kegiatan direncanakan berlangsung sebagaimana mestinya.
Dalam wawancara bersama Ketua Pelaksana Motasi 2025, Isfa Sofwatunnida, mahasantri semester 5, ia menyampaikan bahwa banyak hal telah dipersiapkan panitia untuk menyambut para mahasantri baru. Mulai dari pembentukan kepanitiaan penerimaan, rapat-rapat koordinasi terkait rangkaian kegiatan selama masa kedatangan, hingga persiapan teknis pelaksanaan Motasi.
Selama masa pengenalan ini, mahasantri didorong untuk mulai berdisiplin dalam berbagai aspek kehidupan, seperti manajemen waktu, kedisiplinan dalam beribadah, serta konsistensi dalam menghafal dan murojaah Al-Qur’an. Menjadi bagian dari IIQ Jakarta berarti siap menjadi keluarga Allah senantiasa setia bersama Al-Qur’an.
Isfa, mewakili segenap panitia Motasi, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar dan menjadi wadah bagi mahasantri baru untuk saling mengenal dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Penulis: Anisa Aulia Putri
Proofreader: Sufa Alwafiah Jamyza