
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) IIQ Jakarta 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2-4 September 2026. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan dan selalu memperhatikan informasi resmi yang disampaikan panitia.
Ketua Pelaksana PBAK IIQ Jakarta 2026, Selma Setira, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan secara bertahap, meliputi kepanitiaan, teknis, materi, pembagian tugas setiap divisi, serta koordinasi dengan pihak terkait.
“Mahasiswa baru juga diharapkan memperhatikan seluruh informasi dan ketentuan yg disampaikan oleh panitia, mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh tanggung jawab,” ujar Selma.
Tahun ini, PBAK IIQ Jakarta mengangkat tema “Mengakar pada Nilai, Mekar dengan Ilmu, Bersinar melalui Integritas”, dengan jargon “Berakar pada Nilai, Bersinar dengan Integritas.” Menurut Selma, tema tersebut menggambarkan perjalanan mahasiswa baru dalam membangun landasan nilai Al-Qur’an, keislaman, dan akhlak; mengembangkan diri melalui ilmu dan pengalaman; serta menerapkan keduanya melalui sikap jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Tema tersebut sejalan dengan karakter pendidikan IIQ Jakarta yang menjembatani keilmuan akademis dengan pembinaan berbasis Al-Qur’an. PBAK tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga langkah awal untuk membangun karakter dan pola pikir mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar IIQ Jakarta.
Bagi mahasiswa baru yang mengalami kendala atau berhalangan mengikuti salah satu rangkaian, peserta dapat segera menghubungi panitia dan menyampaikan kondisi secara jelas. Ketidakhadiran karena alasan mendesak tetap harus dikonfirmasi dan dapat dikenai konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian PBAK bersifat wajib bagi mahasiswa baru.
Informasi terkait ketentuan PBAK 2026 dapat diakses melalui Linktree yang tercantum di bio Instagram PBAK IIQ dan grup umum PBAK IIQ 2026. Peserta juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Presiden DEMA IIQ Jakarta, Nichlatun Nujaba, mengatakan PBAK 2026 juga berfokus pada pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan. Mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan ciri khas, keunggulan, serta sejarah IIQ Jakarta agar sejak awal memahami lingkungan dan identitas kampus.
“Tujuannya agar mahasiswa IIQ Jakarta dari pertama kali masuk, artinya sebagai mahasiswa baru, mereka sudah mengetahui bagaimana sejarah IIQ Jakarta dibangun,” kata Nichla.
Selain pengenalan kampus, aspek keamanan dan kenyamanan mahasiswa baru menjadi perhatian dalam pelaksanaan PBAK. Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IIQ Jakarta membentuk 73 mahasiswa tahun 2024 dari berbagai program studi sebagai panitia yang telah mempersiapkan kegiatan selama kurang lebih tiga bulan dengan arahan dari unsur dosen dan pihak pendidikan kampus.
Nichla menegaskan bahwa kepanitiaan PBAK tidak dibentuk sebagai sarana perpeloncoan (senioritas), melainkan untuk membantu mahasiswa baru mengenal IIQ Jakarta dan beradaptasi dengan lingkungan kampus.
“Saya selalu menekankan panitia ini bukan sebagai ajang perpeloncoan (senioritas) bagi mahasiswa baru IIQ Jakarta, akan tetapi menjadi suatu sarana atau perantara adik-adik calon mahasiswa lebih mengenal apa itu IIQ Jakarta,” ujarnya.
Panitia mengimbau mahasiswa baru mengikuti PBAK dengan antusias, aktif, dan bertanggung jawab. Peserta juga diharapkan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengenal lingkungan akademik, organisasi, serta budaya kemahasiswaan di IIQ Jakarta.
Dengan pelaksanaan yang tinggal menunggu waktu, mahasiswa baru perlu memastikan kesiapan diri, memahami ketentuan yang berlaku, dan mengikuti informasi melalui kanal resmi panitia agar tidak melewatkan informasi penting selama PBAK IIQ Jakarta 2026.
Penulis: Nurul Fadhilah
Proofreader: Nahswa Nadrah