Malam inaugurasi menutup rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta tahun 2025. Acara ini digelar di lapangan Rusunawa Pesantren Takhasus IIQ Jakarta, pada Sabtu (13/9), dan dihadiri lansgung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hj. Mutmainnah, S.Th.I., M.A., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Iffaty Zamimah, M.A., serta Kepala Bagian Keuangan, Nur Yunita, S.Ei., bersama para pengurus BKKBM, demis, panitia, dan mahasiswa baru.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lagu kebangsaan yang dipandu oleh mahasiswa baru. Ketua panitia, Al-Qalbiyatul Thayyibah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PBAK telah berlangsung pada 3-5 September dengan melibatkan 304 mahasiswa baru. Tahun ini, kegiatan PBAK mengusung tema “Bersinar dengan Akhlak, Berkarya dengan Ilmu, Menyongsong Masa Depan Gemilang bersama Al-Qur’an”.
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Salsabilla Ismanita, menegaskan bahwa PBAK bukan sekadar agenda formal, melainkan gerbang awal mahasiswa baru untuk memasuki dunia perkuliahan. Ia mengajak mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga mengasah diri menjadi pribadi kritis, inspiratif, dan inovatif. “Selamat datang di dunia perjuangan mahasiswa. Hidup mahasiswa!,” serunya, menutup sambutan.
Momentum penutupan ditandai dengan pembacaan surat keputusan rektor oleh Kepala Biro AKA. Dari total 304 mahasiswa baru, 296 dinyatakan lulus, 6 lulus bersyarat, dan 3 tidak lulus. Selain itu diumumkan pula sejumlah penghargaan, seperti peserta terbaik, video perkenalan terbaik, serta kelompok terbaik dan terheboh. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh dosen yang hadir, dilanjutkan simbolisasi penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas.
Wakil Rektor III Hj. Mutmainnah dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan akhlak sebagai mahkota seorang muslim. Menurutnya, ilmu tanpa akhlak bagaikan cahaya yang redup. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya fokus menghafal Al-Qur’an dan mengikuti perkuliahan, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu untuk menjawab tantangan zaman.“
Mahasiswa IIQ harus bersinar dengan akhlak dan berkarya dengan ilmu. Itulah bekal untuk menyongsong masa depan yang gemilang bersama Al-Qur’an,” ucapnya. Ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan era digital dengan tetap menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.
Malam inaugurasi kemudian dilanjutkan dengan berbagai hiburan. Fashion show bertema fauna sukses memeriahkan suasana, sorakan dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap penampilan. Kelompok 16 Seagull berhasil keluar sebagai juara dalam ajang fashion show tersebut. Acara berlanjut dengan penampilan drama musikal oleh mahasiswa baru yang mengenang momen-momen PBAK, pertunjukan tari tradisional dari panitia, pemutaran video dokumenter PBAK, serta penyampaian pesan dan kesan dari mahasiswa dan panitia. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi bernyanyi bersama yang menandai berakhirnya PBAK tahun ini.
Dengan berakhirnya malam inaugurasi, mahasiswa baru IIQ Jakarta resmi menjadi bagian dari civitas akademika. Semangat akhlak, ilmu, dan nilai Qur’ani diharapkan menjadi landasan mereka untuk menapaki perjalanan studi serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Penulis : Adilah Hidayati
Proofreader : Aisyah Humaira