Menyuarakan Harapan Melalui Aspirasi Mahasiswa Demi Tercapainya IIQ yang Didambakan

KABAR IIQ

Sabtu, 30 Maret 2024. Dema IIQ Jakarta mengadakan “Hari Aspirasi Mahasiswa” via zoom meeting, yang dihadiri oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, ibu Robiatul Adawiyah, M.Pd. sebagai pemateri satu, Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK), ibu Nilna Sabrina, S.Akun. sebagai pemateri dua, BBKKBM IIQ Jakarta, serta mahasiswi IIQ Jakarta.

Hari Aspirasi Mahasiswa kali ini mengusung tema “Berekspresi Melalui Aspirasi Mahasiswa Untuk Membangun IIQ yang Lebih Baik dan Unggul”. Aspirasi-Aspirasi mahasiwa sebelumnya telah dikumpulkan lewat google form, kemudian dipilah dan disampaikan oleh moderator, Arini Nurillah Al fauzany kepada pemateri.

Ibu Robiatul Adawiyah, M.Pd. menuturkan “Hari aspirasi ini memiliki tujuan yang konstruktif terhadap pembangunan IIQ yang lebih baik, kami di sini untuk mendengarkan dan menyampaikannya kepada pimpinan”. Ibu Nilna Sabrina, S.Akun. juga mengungkapkan, “sebagai manajemen kami sudah melakukan dan memberikan yang terbaik, namun jika tenyata mahasiswa masih memiliki kritik dan saran, maka tentu akan kami terima, agenda ini sangat baik sebab suatu lembaga tidak akan pernah maju tanpa adanya kritik dan saran.”
Mahasiswa IIQ banyak memberi kritik, saran, dan harapan, baik mengenai fasilitas kampus maupun perihal kebijakan kampus itu sendiri. Fasilitas kampus yang diharapkan mahasiswa dapat diperbaiki dan ditingkatkan, yakni kebersihan musholla kampus, ketertiban di perpustakan, pemerhatian intens terhadap tools yang mendukung pembelajaran (seperti wifi, air conditioner, dan remot TV), Penambahan jumlah bis IIQ, adanya akun LinkedIn IIQ, hingga KTM yang diharapkan lebih multifungsi.

Menyinggung kebijakan kampus, mahasiswa juga memiliki beberapa aspirasi terkait hal tersebut, di antaranya pengkoordinasian yang lebih efisien terhadap jadwal mengajar dosen di setiap fakultas, penambahan program beasiswa, pelaksanaan student exchange, penghapusan kegiatan yang dilangsukan pada saat liburan, penambahan program tahfiz 15 juz, penyediaan grup whatsapp khusus tentang keuangan dan pembayaran, dan pengumuman yang diharapkan tidak lagi diberitahu secara mendadak.

Kedua pemateri menanggapi dengan baik setiap aspirasi yang telah diungkapkan, dan berujar akan menyikapinya dengan bijak serta meyampaikan hal-hal yang belum dapat ditangani kepada pimpinan. Hari aspirasi mahasiswa ini kiranya tak hanya dapat membangun IIQ yang lebih baik dan unggul, namun juga dapat melatih mahasiswa untuk lebih terbuka dan berani dalam menyuarakan pendapatnya.

Pidi Baiq berkata “Apapun kampusmu, itu adalah kampusmu. Tetap yang terbaik. Orang-Orang harus tau, semuanya adalah romantisme, sisanya adalah perjuangan.” Mewujudkan IIQ yang lebih baik adalah perjuangan bersama, bukan hanya pihak kampus namun juga seluruh civitas akademika. Setelah menyuarakan aspirasi-aspirasi yang membangun, seluruh mahasiswa dimohon untuk turut menghidupkan perjuangan, demi terwujudnya IIQ yang lebih baik.

Kumpulan hasil aspirasi mahasiswa serta tanggapan pihak kampus terkait hal tersebut dapat diketahui pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang, untuk informasi lebih lanjut akan di-follow up oleh Dema IIQ Jakarta.


Penulis: Najwa Hafizho Ikram Tarigan
Proofreader: Ayfia Amireyl Fitrothy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *