
Identitas Buku
Judul : Ketika Qur’an Jatuh di Hati Hamba yang Merasa Biasa
Penulis : Nadirsyah Hosen
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun Terbit : 2025
Tebal halaman : 324 halaman
ISBN : 978-623-186-529-8
Pendahuluan
Sebagai umat muslim, tentunya kita ingin dekat dengan Al-Qur’an dan memahami pesan-pesan yang terkandung dalam ayat-ayat sucinya. Lantas, apakah kita sebagai muslim “biasa” dapat mewujudkan hal tersebut?
Jawabannya adalah ya, tentu saja bisa. Prof Nadirsyah Hosen telah menjawab keresahan tersebut melalui karyanya yang berjudul Ketika Al-Qur’an jatuh di Hati Hamba yang Merasa Biasa. Laksana oasis di tengah gurun, karya ini hadir memberikan kesejukan hati bagi pembacanya melalui tafsir Juz ‘Amma (Juz 30) yang disajikan dengan wajah baru.
Deskripsi Buku
Buku ini membahas tafsir dari surah-surah dalam Juz ‘Amma. Dimulai dari surah Al-Fatihah, An-nas, sampai dengan surah An-Naba disajikan dalam bentuk kisah-kisah naratif yang berbeda setiap surahnya.
Komposisi dalam setiap babnya meliputi judul bab, kisah dan penafsiran, ayat Qur’an dan terjemahnya, serta doa penutup.
Kisah-kisah naratif yang disajikan dilengkapi dengan penafsiran ayat-ayat yang merujuk pada kitab-kitab tafsir otoritatif, seperti Tafsir Ath-Thabari, Tafsir Ibn Katsir, serta tafsir era modern seperti Tafsir Fii Zhilalil Qur’an dan Tafsir Al-Misbah. Dengan begitu, penafsiran yang disajikan tidak berbentuk teks akademik yang kaku, tetapi dalam bentuk alur cerita yang mengalir sehingga mudah dipahami.
Kelebihan
- Menggunakan pendekatan naratif: Penafsiran dalam buku ini tidak disampaikan secara kaku, melainkan dihubungkan melalui cerita pendek yang relate dengan kehidupan sehari-hari.
- Bahasa yang ringan: Gaya bahasanya mengalir dan populer, tidak menggunakan bahasa ilmiah. Sehingga memudahkan para pembaca untuk memahaminya.
- Reflektif dan tidak menggurui: Buku ini sangat cocok bagi siapapun yang sedang merasa kelelahan spiritual. Karena buku ini tidak memberikan kesan menggurui atau menyalahkan, tetapi memberikan kesan reflektif yang mendalam.
- Doa penutup yang menyentuh hati: Uniknya, setiap bab dalam buku ini ditutup dengan doa yang berbeda-beda mengikuti konteks pembahasan.
Kekurangan
- Pendalaman tafsir terbatas: Karena buku ini ditujukan kepada masyarakat umum bukan akademisi atau ahli agama, maka penafsirannya dirancang dengan format yang ringkas dalam bentuk kisah naratif. Sehingga akan terasa kurang puas bagi pembaca yang mencari aspek linguistik atau teologis secara mendalam.
- Format bab yang selalu berulang: Setiap bab dalam buku ini memiliki format yang sama. Sehingga bisa menimbulkan sedikit kejenuhan bagi pembaca.
Kesimpulan
Buku ini memiliki keunikan dalam pendekatan tafsirnya. Melalui penyajian kisah-kisah naratif, kandungan surah-surah pendek dalam Al-Qur’an dapat dipahami dengan mudah oleh setiap pembaca. Oleh karena itu, karya ini sangat cocok dibaca oleh siapa saja yang ingin mendekatkan diri dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tidak peduli ia berasal dari kalangan muda atau tua, dari golongan ahli agama ataupun masyarakat biasa.
Penulis: Fathma Mufidah Apriliani
Proofreader: Nashwa Nadrah